Pantai

Dompu merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat yang memiliki keindahan alam tersendiri. Gunung Tambora dengan keunikannya menjadi ikon daerah ini. Masih ada banyak destinasi wisata yang unik dan menantang selain Gunung Tambora. Berikut ini pilihan destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi ketika berada di Pulau Sumbawa atau Kabupaten Dompu.

Pantai Lakey Beach

Informasi Kunjungan:

Pantai Lakey menjadi salah satu primadona di kalangan peselancar dunia. Sebab, ombak di pantai ini dianggap bersahabat untuk berselancar. Bahkan kerap dijadikan tempat untuk kompetisi selancar internasional. Bagi kamu yang tidak hobi olahraga air pun bisa bersantai sambil menikmati keindahan lautnya.

Pantai yang tersohor sebagai salah satu kawasan surfing terbaik dan unik di dunia. Apa yang unik? Ombaknya ternyata memiliki arah sapuan ke kiri bukan ke kanan sebagaimana umumnya. Keunikan ini juga nyatanya telah digenapi dengan keindahan pantai yang sudah menjadi buah bibir terutama di kalangan penggila surfing. Salin itu, angin laut yang terbilang kencang di kawasan ini juga mendukung kegiatan surfing, wind surfing, atau kite surfing.

Pantai Lakey memiliki ombak yang terbilang stabil sepanjang tahun (tak terpengaruh musim) dan karenanya beberapa kali menjadi lokasi diadakannya kompetisi selancar tingkat dunia. Puluhan peserta kompetisi ini biasanya datang dari berbagai belahan dunia dan juga Indonesia. Keunggulan wisata pantai yang ditawarkan oleh Pantai Lakey sebenarnya sudah dapat terlihat di pusat Kota Dompu, ditandai dengan adanya patung orang yang tengah berselancar. 

Bagi penggila selancar (surfing), ombak besar dan tinggi memang sangat dicari tetapi ombak di Pantai Lakey yang tidak terlalu tinggi (berkisar 6-8 meter saja) justru jadi menantang ketika harus ditaklukkan dengan arah ombak kidal yang membutuhkan keahlian khusus. Wisatawan mancanegara sengaja datang jauh-jauh ke pantai di Selatan Pulau Sumbawa ini untuk menjajal keahlian berselancarnya.

Dari pesisir pantainya yang berpasir putih, pemandangan lepas Pantai Lakey didominasi birunya hamparan air laut sebiru langit yang menaunginya. Suara debur ombak yang memecah menjadi media bagi para peselancar untuk menjajal kemampuannya. Jangankan untuk beratraksi di atas papannya, untuk melihat ketetampilan para peselancar ini saja sudah cukup menyenangkan.

Pantai Wadu Jao

Foto Terbaru Pantai Wadu Jao

Informasi Kunjungan:

Pantai Wadu Jao yang dalam bahasa lokal berarti pantai dengan bebatuan berwarna hijau. Seperti namanya, pantai ini memiliki ciri khas yang unik yakni memiliki bertaburan bebatuan atau karang hijau yang tersebar hampir di  sebagian wilayah pesisir pantainya.

Terletak di Desa Jambu, Kecamatan Pajo, Dompu, Nusa Tenggara Barat, pantai ini masuk kawasan bagian utara Teluk Cempi. Untuk menuju ke tempat ini, bisa ditempuh menggunakan mobil atau motor dalam waktu kurang lebih 20 menit dari Dompu. 

Pantai Wadu Jao memadukan warna hijau bebatuan dengan butiran halus pasir pantai berwarna putih, di bagian paling barat anda bisa menikmati pemandangan pegunungan yang elok. 

Letaknya strategis, berada di antara Pantai Felo Janga, pantai yang memiliki dermaga serta berdampingan dengan rumah-rumah penduduk desa di sekitarnya. 

Dengan keunikan serta keindahan bebatuan hijau yang menjadi ciri khas, Pantai Wadu Jao menjadi salah satu tempat favorit wisatawan lokal. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang memadati pantai di akhir pekan.

Lokasi pantai ini bisa dibilang terpencil dan jauh dari rumah penduduk, sehingga tidak salah jika tempat ini masih terjaga keasriannya. Pengunjung harus melewati jalan berbatu dan persawahan warga dari jalan utama desa. Namun, jangan khawatir, tersedia pondok-pondok kecil yang sengaja dibangun sebagai tempat istirahat pengunjung.

Selain wisatawan, pantai ini juga menjadi salah satu lokasi untuk mancing ikan bagi para pemancing lokal. Setiap sore selalu terlihat beberapa orang datang dengan motor atau mobil dan berjalan membawa alat pancing menuju ke tempat strategis di berbagai sisi pantai.

Pantai Ria

Informasi Kunjungan:

Pantai Ria yang terletak di ujung selatan Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu merupakan destinasi dengan pemandangan indah di dalamnya. Hal ini terlihat dari pasirnya yang berwarna putih ditambah dengan batu-batu kecil dan biasanya digunakan pengunjung untuk duduk-duduk manis di pinggir pantai.

Pantai Ria di Desa Riwo Kec. Woja Kab. Dompu, menyuguhkan kenikmatan lautan luas, pasir yang putih, bebatuan, berendam di dalam air laut yang akan membuat badan kamu terasa lebih segar dan bugar dengan dikelilingi oleh pemandangan alam yang asri serta udara yang sejuk.

Lokasi Pantai Ria hanya berjarak sekitar 1 KM. dari jalan raya, membuat tempat wisata tersebut bisa kamu kunjungi sekaligus dalam satu hari. Karena tempatnya hanya berada di daratan.

Bebatuan di pinggir Pantai Ria, berasal dari rembesan air tawar pada zaman dahulu, yang telah menyatu dan membentuk bebatuan dan ada yang berlubang di sekitar bibir Pantai Ria Sunset dan Sunrise yang bikin anda kece dan baper, pasir nya yang putih, ombak indah, bebatuan yang banyak dan banyak spot alam di dalamnya.

Semakin menarik ketika duduk di atas barugak yang ada sepanjang pantai. Pengunjung bisa melihat langsung gemercik gelombang dan hembusan angin. Lokasi Pantai Ria hanya berjarak sekitar 1 KM. dari jalan raya, membuat tempat wisata tersebut bisa kamu kunjungi sekaligus dalam satu hari. Karena tempatnya hanya berada di daratan.

Bebatuan di pinggir Pantai Ria, berasal dari rembesan air tawar pada zaman dahulu, yang telah menyatu dan membentuk bebatuan dan ada yang berlubang di sekitar bibir Pantai Ria Sunset dan Sunrise yang bikin anda kece dan baper, pasir nya yang putih, ombak indah, bebatuan yang banyak dan banyak spot alam di dalamnya.

Semakin menarik ketika duduk di atas barugak yang ada sepanjang pantai. Pengunjung bisa melihat langsung gemercik gelombang dan hembusan angin. Hanya saja, Pantai Ria masih butuh polesan dengan menambah jumlah  bangunan toilet  serta ketersediaan air bersih. Panggung hiburan juga perlu ditata dengan baik, agar terlihat indah.

Saat ini sepanjang perjalanan menuju Pantai Ria, tidak lagi disambut hijaunya gunung dan semilir angin sejuk. Tapi terasa panas karena gunung yang ada disekitarnya sudah gundul. Begitu juga dengan mata air yang dulu tetap mengalir kini tidak terlihat lagi. Teriknya matahari sepanjang perjalanan ke pantai Ria, yang sedikit mengurangi jumlah warga yang berkunjung dan akan terlihat hijau kembali ketika musim tanam jagung. Namun, keindahan itu tidak akan ada artinya bila tidak dipoles dengan menambah berbagai fasilitas pendukung.

Pantai Felo Janga 

Informasi Kunjungan:

Selain Wadu Jao (Batu Hijau) ternyata di Desa Jambu Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu juga terdapat destinasi wisata yang eksotik dan romantic bernama pantai Felo Janga. 

Destinasi wisata dengan nama unik ini , yang menyuguhkan panorama alam dengan bentangan pasir putih tersebut, juga menjadi tempat berselancar wisatawan lokal dan asing.

Namun sayangnya pengelolaan dan penataan pantai ini belum maksimal dilakukan bahkan luput dari perhatian Pemerintah Daerah. Hal ini terlihat banyaknya berserakan sampah rumah tangga.

Felo Janga sebagai tempat wisata untuk membantu pemerintah dan ekonomi masyrakat, harus kita jaga dan rawat bersama, Keindahan destinasi Felo Janga, tidak hanya berupa bukitnya yang menyerupai ayam, lebih dari itu memiliki pantai dengan hamparan pasir putih yang kekuning-kuningan, didukung air yang jernih dan pada cuaca tertentu memunculkan gelombang yang ekstrem.

Untuk menjangkau bukit Felo Janga memang harus menggunakan perahu kira-kira beberapa menit lamanya, tapi pantai yang terhampar dipinggirnya warga lokal biasa menyebutnya sebagai pantai Felo Janga.

Secara harafiah, Felo Janga berarti Jengger Ayam. Nama itu memang sangat berhubungan dengan bentuk bukit yang menyerupai seekor ayam lengkap dengan jenggernya. Dulu sebelum pantai ini dikenal hanya dipakai sebagai ajang mancing karena terkenal banyak ikanya.

Belum diketahui secara pasti sejak kapan dan siapa yang memberi nama pantai ‘Felo Janga’ ini. Tapi yang pasti label pantai dengan bahasa daerah ‘Felo Janga’ ada hununganya dengan gundukan bukit yang terletak agak ketengah laut di bibir pantai.

Dermaga Calabai

Informasi Kunjungan:

Dermaga Calabai adalah salah satu pantai yang sering dikunjungi pada sore hari ketika matari mulai terbenam, tidak hanya pemuda pemudi ataupun remaja yang berkunjung disana bahkan orang dewasa pun datang ketempat dermaga tersebut mengaksikan terbenamnya matari disore hari. 

Dermaga Calabai ini berlokasi di Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu pantai ini sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan dan datang berfoto didermaga ketika sore hari menjelang malam dan tidak hanya keindahan lautnya saja tetapi pada saat sunsetnya membuat para wisatawan berburu untuk berfoto bersama. 

Banyak wisatawan yang masih penasaran dengan suset yang ada di Dermaga Calabai dikarenakan Dermaga Calabai ini mengundang wisatawan dari wisata loka hingga para turispun bermampir di Pantai Dermaga Calabai ini untuk mengaksikan suasana sunset disore hari. 

Dermaga Calabai bersebelahan dengan pantai srise yang biasa disebut para penduduk desa calabai dan pantai srise ini yang banyak berkembang dengan nama pantai rayuan terlarang dan tidak hanya pantai srise tetapi juga berdekatan dengan penginapan Guest House Calabai Veneria.

Dermaga Calabai ini adalah sekaligus dermaga atau pelabuhan pelayaran kapal yang akan berlayar ketiap kota. Dermaga ini bisa juga dikatakan sebagai dermaga terbesar sekecamatan Pekat dan dermaga ini berada di Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupan Dompu yang berada disalah satu provinsi Nusa Tenggara Barat yang berdekatan dangan pulau Moyo yang ada di Pulau Sumbawa Besar.

Dermaga Calabai ini sering dijadikan sebagai tempat transportasi laut yang ada di keamatan pekat, dermaga juga banyak digemari oleh wisata karena keindahan lautyang begitu indah dan bikin hati pengujung jadi sejuk.